Microsoft Rilis ASP.NET MVC 1.0 untuk Linux

Microsoft telah meluncurkan framework ASP.NET MVC 1.0 di bawah lisensi open source MS-PL (Microsoft Public License) miliknya di akhir Maret lalu. Framework tersebut memberikan model paradigma ASP.NET ke dalam system Linux. Scott Guthrie, wakil presiden divisi pengembangan Microsoft mengungkapkan, Rabu (01/4) lalu bahwa framework tersebut akan dijadikan open source. Source code yang ada akan di bawah control dari term MS-PL, sebuah lisensi software open source yang telah disetujui oleh OSI dan GNU sebagai software berlisensi gratis. Microsoft akan menggerakkan pengembang third-party untuk memodifikasi source code, dikombinasikan dengan software mereka, dan share dengan user lain. Source code ASP.NET MVC 1.0 kini telah diadopsi oleh project Mono, yang digunakan untuk membangun implementasi open source dari runtime .NET. “Saya sangat senang dengan ASP.NET MVC 1.0 karena bisa digunakan di Mono dan code berada di bawah lisensi open source. Saya yakin dengan inovasi yang sama, adopsi yang cepat dan sebuah eksperimen akan menjadikan ASP.NET MVC 1.0 dapat diaplikasikan di semua platform system.” ungkap Miguel de Icaza, kepala pengembang Mono. Team pengembang Mono juga telah membuat plugin untuk MonoDevelop yang membantu programmer membangun aplikasi ASP.NET MVC 1.0 di Linux dan Mac OS X. MonoDevelop merupakan open source yang diintegrasikan untuk mengembangkan software Mono di Linux. User akan membutuhkan MonoDevelop 2.0 dan Mono 2.4 untuk menjalankan ASP.NET MVC di Linux. Sementara itu, Microsoft juga membuat Oxite, sebuah aplikasi ASP.NET MVC berbasis CMS, juga di bawah lisensi open source MS-PL. Oxite memudahkan developer untuk menggunakan framework terbaru tersebut. Keputusan Microsoft untuk merilis aplikasi tersebut di bawah lisensi open source akan emmbuka pintu developer untuk membangun aplikasi ASP.NET MVC 1.0 tersebut di Linux yang berbasis workstation dan dikembangkan untuk server berbasis Linux.(h_n) Diskusikan berita ini di Diskusi BeritaNET.com

Debian / Ubuntu Linux Configure IPv6 Tunnel

Q. How do I configure IPv6 Tunnel under Ubuntu Linux? I’d like to browse and use IPv6 utilities under Ubuntu but my ISP is not ready with IPv6 native transport. How do I browser IPv6 ready websites using IPv4?

A. You can easily set IPv6 tunnel under Debian or Ubuntu Linux using tspc (tunnel setup protocol client). tspc provides a mean to configure a tunnel obtained from a tunnel server which is compliant to the tunnel setup protocol (TSP). tspc will connect to a tunnel server and request a tunnel according to the specifications inside the configuration file. As a background process, it will then monitor the state of the tunnel. In the event of a timeout, tspc will reestablish a new tunnel. tspc allows you to connect and browse IPv6 network using IPv4.

Register Free at Freenet6

You can get free IPv6 access through Freenet6. Visit Freenet6 and register yourself to obtain username and password.

Install tspc client

Open terminal and type the following command:
$ sudo apt-get install tspc
OR
# apt-get install tspc

Configure tspc

The default configuration file is located at /etc/tsp/tspc.conf. Open file using a text editor, enter:
# vi /etc/tsp/tspc.conf
You need to provide username, password and hostname registered at Freenet6 (see your tunnel broker registration email). For example,

  • userid – vivek
  • passwd – myPassWord
  • server – broker.freenet6.net

Search, userid, server, and passwd variable in file and set them as follows:
userid=your-name
server=broker.freenet6.net
passwd=your-password

Save and close the file. Restart tspc service, enter
$ sudo /etc/init.d/tspc restart
Run ifconfig command to see your tunnel IPv6 address, enter:
$ /sbin/ifconfig tun
Sample output:

tun       Link encap:UNSPEC  HWaddr 00-00-00-00-00-00-00-00-00-00-00-00-00-00-00-00
          inet6 addr: 2001:5c0:8fff:fffe::a68d/128 Scope:Global
          UP POINTOPOINT RUNNING NOARP MULTICAST  MTU:1280  Metric:1
          RX packets:9 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
          TX packets:3 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
          collisions:0 txqueuelen:500
          RX bytes:656 (656.0 b)  TX bytes:240 (240.0 b)

Test IPv6 connectivity, enter:
$ ping6 ipv6.google.com
Sample output:

PING ipv6.google.com(2001:4860:0:2001::68) 56 data bytes
64 bytes from 2001:4860:0:2001::68: icmp_seq=1 ttl=55 time=501 ms
64 bytes from 2001:4860:0:2001::68: icmp_seq=2 ttl=55 time=453 ms
64 bytes from 2001:4860:0:2001::68: icmp_seq=3 ttl=55 time=437 ms
64 bytes from 2001:4860:0:2001::68: icmp_seq=4 ttl=55 time=473 ms

--- ipv6.google.com ping statistics ---
4 packets transmitted, 4 received, 0% packet loss, time 2998ms
rtt min/avg/max/mdev = 437.077/466.544/501.926/24.149 ms

View Google.com IPv6 Address, enter:
$ host ipv6.google.com
Sample output:

ipv6.google.com is an alias for ipv6.l.google.com.
ipv6.l.google.com has IPv6 address 2001:4860:0:2001::68

Setting VPN di mikrotik memakai PPtP…


Sebenernya agak males untuk menulis masalah setting VPN ini, dikarenakan banyak yang sudah mengulasnya secara mendalam. Kemudian atas permintaan seorang teman dan adanya ketersediaan waktu akhirnya saya tulis juga. Namun VPN yang akan saya setting hanya menggunakan satu jenis yaitu PPtP (Point to Point tuneling protocol)
Asumsi..

  1. Jaringan inet anda dengan menggunakan gateway/router mikrotik sudah berjalan dengan baik dan juga memiliki ip public.
  2. IP pool untuk VPN : 192.168.15.1-192.168.15.50
  3. IP Mikrotik yang mengarah ke LAN :192.168.0.245

Action…

  1. silahkan login ke mikrotik anda dengan menggunakan winbox…
  2. kemudian kita masuk ke modul Ip–>Pool
  3. untuk nama bisa diberikan sesuai dengan keinginan anda, yang penting mudah diingat
  4. untuk address dimasukan : 192.168.15.1-192.168.15.50 dan next pool=none lalu klik OK
  5. Selanjutnya kita masuk ke modul PPP ke tab profiles, lalu klik tanda plus..
  6. Untuk nama silahkan cari yang unik, kemudian local address diisikan dengan ip mikrotik yang mengarah ke LAN dan DNS server diberi ip yang sama (dengan catatan pada setting DNS di mikrotik pada option allow remote request di ceklist) lalu klik OK
  7. Selanjutnya kita pindah ke tab secrets masih pada modul PPP, kemudian diklik tanda plus-nya
  8. Pada bagian ini untuk memberikan akses/username untuk menggunakan atau login ke VPN kita, silahkan berikan username dan password yang unik. Untuk service silahkan klik pptp dan profile diisi dengan profile yang sudah dibuat tadi..lalu diklik OK
  9. Setelah bagian ini selesai kemudian kita masuk ke TAB interface dan klik pada bagian PPTP Server
  10. Silahkan diikuti semua option diatas kemudian klik OK, maka telah selesai setting VPN kita

Tes koneksi dengan menggunakan windows XP

Selesai….
Selamat mencoba

VPN PPTP server di Mikrotik (Winbox)

Virtual Private Network (VPN) adalah solusi koneksi private melalui jaringan publik. Dengan VPN maka kita dapat membuat jaringan (saluran) di dalam jaringan atau biasa disebut tunnel dan saluran (tunnel) yang kita buat dapat secara aman terenksripsi melewati jaringan tersebut.

Gambar Topology VPN

vpn-tunneling

Ada beberapa teknologi tunelling VPN yang sekarang banyak digunakan, antara lain :

  1. PPTP
  2. L2TP
  3. OVPN
  4. PPPoE

Untuk penjelasan mengenai teknologi VPN ini silahkan merujuk kebeberapa artikel di internet.

Baiklah kita akan membuat VPN server dengan menggunakan PPTP pada server Mikrotik kita.

VPN PPTP (Point to Point Tunnel Protocol) ini merupakan teknologi tunneling yang diperkenalkan oleh microsoft.

Agar lebih mudah untuk mengkonfigurasi server VPNnya kita akan menggunakan Winbox Console yang dapat di unduh dari situsnya atau dari RouterOS kita di “http://ip_routeros/winbox/winbox.exe” dan saya akan menyertakan Terminal Consolenya juga, baik menggunakan telnet atau ssh.

- Aktifkan PPTP Server.

vpn-pptp-server-mikrotik-1

Untuk perintah di atas terminal consolenya sebagai berikut :

/ interface pptp-server server
set enabled=yes max-mtu=1460 max-mru=1460 \
authentication=chap,mschap1,mschap2 default-profile=default

- Membuat PPTP Server untuk user.

vpn-pptp-server-mikrotik-2

Untuk perintah di atas terminal consolenya sebagai berikut :

/interface pptp-server
add name=pptp-server user=pptp-user disabled=no

- Membuat User PPTP.

vpn-pptp-server-mikrotik-3

Untuk kode angka 7 dan 8 kita buat secara manual, dapat juga diganti dengan membuat pool dan mengganti profile user vpnnya ke profile yang secara otomatis memberikan alamat IPnya.

Untuk perintah di atas terminal consolenya sebagai berikut :

/ppp secret
add name=pptp-user service=pptp password=1234 profile=default

Demikianlah cara membuat VPN PPTP server MikroTik dengan menggunakan Winbox Console.

Video tutorial vpn pptp server

mikrotik_logo

Radius Server Mikrotik

Membuat radius server di mikrotik untuk keperluan membuat wireless hotspot server dengan winbox.

Script :

/radius add service=hotspot address=127.0.0.1 secret=1234567890

winbox :

Selesai, radius server tinggal digunakan. (atas bantuan di www.mikrotik.com)

« Older entries